Priyo: Voting UU Pemilu Tidak Menyakitkan

Priyo: Voting UU Pemilu Tidak Menyakitkan

- detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 15:16 WIB
Jakarta - Pembahasan RUU Pemilu masih belum menemukan titik temu. Masing-masing fraksi di DPR masih berpegang teguh pada pendapat mereka. Sehingga tidak menutup kemungkinan dilakukannya voting dalam pengesahan RUU tersebut.

"Masing-masing punya pendapatnya, namun pilihannya sudah moderat. Voting pun tidak ada masalah, tidak terlampau menyakitkan," terang Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Priyo menjelaskan mengenai yang dimaksud dengan pilihan moderat dari masing-masing partai. Menurutnya, pilihan moderat itu membuat perbedaan antar masing-masing fraksi pengusung opsi sudah tidak terlalu berarti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PT itu diusulkan antara 3-4%. Alokasi jumlah kursi Daerah Pemilihan (Dapil) itu antara 3-8 atau 3-10. Sistemnya juga ada dua opsi tertutup yang diusung PDI-P atau terbuka yang diusung Golkar, PD, PAN. Jadi saya rasa itu pilihan yang moderat," terangnya.

Keyakinan akan memenangkan voting apabila diperlukan, sudah diungkapkan oleh, Wasekjen PD, Saan Mustopa. Menurut Saan perpecahan koalisi pada saat Paripurna DPR lalu, tidak akan terjadi lagi.

"Kami yakin pemandangan paripurna APBN-P kemarin tidak akan tampak pada paripurna RUU Pemilu. Setgab akan kompak," tegas Saan.

Sementara itu ditemui terpisah, Sekjen PDI-P, Tjahjo Kumolo, menyatakan meskipun masih ada perbedaan, namun pihaknya yakin akan ada kesepakatan diantara fraksi-fraksi di DPR.

"Jumlah dapil masing-masing partai punya konsep, mari kita rembuk. Sekarang sedang dikompromikan, yg penting ada peningkatan kwalitas pd sistem pemilu," ucapnya.

(riz/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads