Lagi, Ledakan Bom Mobil Tewaskan 7 Polisi Irak
Senin, 09 Agu 2004 15:16 WIB
Jakarta - Ledakan bom mobil di Irak kembali menelan korban jiwa. Sedikitnya tujuh polisi Irak tewas akibat aksi pengeboman bunuh diri di luar rumah seorang deputi gubernur Irak. "Ini serangan bunuh diri dengan mobil yang dipenuhi bahan peledak," tukas Brigadir Polisi Daoud Mahmoud dari Balad Ruz, sekitar 40 mil sebelah timur laut ibukota Baghdad. "Kami masih sibuk memindahkan para korban ke rumah sakit," imbuhnya.Diungkapkan Mahmoud, mobil tersebut meledak di luar rumah Deputi Gubernur Provinsi Diyala, Aqil Hamid al-Adili. Beberapa polisi yang ditugaskan melindungi al-Adili tewas dalam insiden itu. Sekitar 16 orang lainnya, beberapa di antaranya mereka yang kebetulan melintas di sekitar lokasi, mengalami cidera.Ledakan bom menghancurkan kaca-kaca jendela rumah al-Adili. Pejabat itu sendiri beserta putranya yang baru berusia 9 tahun juga terluka.Mengutip laporan kepolisian Irak, juru bicara militer AS Mayor Neal O'Brien mengatakan, tujuh polisi Irak tewas dalam pengeboman yang terjadi sekitar pukul 07.30 hari Senin (9/8/2004) waktu setempat.Kekerasan di Irak terus terjadi belakangan ini. Termasuk pertempuran antara pasukan AS dengan para pejuang Syiah di kota suci Najaf dan daerah kaum Syiah di Irak lainnya. Perdana Menteri interim Irak Ayad Allawi menyerukan militan Syiah untuk meletakkan senjata mereka. Seruan ini disampaikan Allawi dalam kunjungannya ke Najaf, Minggu (8/8/2004) kemarin menyusul pertempuran ganas antara milisi Syiah dan pasukan AS selama beberapa hari.
(ita/)











































