Terkatung-katung 9 Bulan di Arab Saudi, Jenazah TKI Dede Dimakamkan

Terkatung-katung 9 Bulan di Arab Saudi, Jenazah TKI Dede Dimakamkan

Mansyur Hidayat - detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 11:43 WIB
Terkatung-katung 9 Bulan di Arab Saudi, Jenazah TKI Dede Dimakamkan
Garut -

Diiringi isak tangis keluarga, Dede Khodijah binti Omo (36), TKI asal Kampung Cihanja, Desa Lingkung Pasir, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut Jawa Barat dimakamkan. Jenazah sempat terkatung-katung selama 9 bulan tanpa alasan jelas.

Jenazah Dede tiba di kampung halaman, Senin (2/4/2012), sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian pagi ini, Selasa (4/4/2012), jenazah disemayamkan dan dimakamkan di TPU Cihanja.

Otang, suami Dede Khodijah, mengatakan, Dede berangkat ke Arab Saudi pada April 2011 lalu dan bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). Pada saat itu, kondisi kesehatan Dede cukup baik. Selama di Arab Saudi, pihak keluarga tidak pernah mendapatkan berita apapun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi setelah 3 bulan (Juli), kami mendapat kabar istri saya telah meninggal dunia," ungkapnya.

Otang mengaku hingga jenazah istrinya tiba di Tanah Air, pihak keluarga belum mengetahui penyebab pasti kematian Dede, walaupun sebelumnya pihak sponsor menyatakan bahwa Dede meninggal karena meminum racun.

"Tapi buktinya tidak, makanya kita menuntut pihak-pihak terkait untuk bertanggung jawab," tandasnya.

Perwakilan keluarga, Aat Safaat (40), informasi yang diterima pihak keluarga, masih simpang siur. Semula Dede dikabarkan meninggal akibat sakit, namun ada kabar lagi bahwa almarhun meninggal akibat meminum racun. Namun pernyataan tersebut tidak didukung dengan bukti-bukti seperti hasil visum dokter.

"Jadi pihak Konjen atau pihak sponsor dari mana dasarnya menyatakan penyebab kematian Dede?" ungkapnya.

Pihak keluarga meduga Dede meninggal karena disiksa majikan. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan pihak keluarga terhadap jenazah Dede sebelum dimakamkan.

"Makanya akan kami laporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian," jelasnya.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini