PKS Tak Yakin Didepak SBY dari Koalisi

PKS Tak Yakin Didepak SBY dari Koalisi

- detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 10:59 WIB
Jakarta - PKS sampai saat ini merasa masih bagian dari koalisi pemerintahan. PKS tak yakin didepak dari koalisi, meski berbeda suara soal BBM.

"Emang SBY mau copot PKS? Saya kira sebelum mengambil langkah Pak SBY pasti akan melakukan komunikasi politik," kata Sekretaris Fraksi PKS, Abdul Hakim, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Menurut Abdul, PKS tak menyesal telah menolak kenaikan harga BBM. Justru PKS senang banyak masyarakat yang memberikan dukungan. PKS pun siap dengan konsekuensinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keputusan politik yang diambil PKS untuk menolak kenaikan harga BBM adalah keputusan yang tepat. Jajak pendapat di media mereka meyetujui parpol yang menolak dengan tegas. Sehingga kami menganggap keputusan kami mewakili kepentingan publik secara umum. Koalisi kami dengan partai koalisi lain adalah koalisi substansif. Oleh karena itu saat berbeda pendapat mengenai kepentingan pubik kami siap dengan konsekuensinya," terangnya.

Namun setiap ada perbedaan pendapat di Setgab, dalam kode etik koalisi, diatur adanya komunikasi politik. Namun sampai saat ini Presiden SBY ataupun wakilnya dari PD belum mengajak komunikasi PKS. Dalam politik apapun bisa terjadi.

"Saya kira di butir 5 terkait code of conduct ketika terjadi ketidaksepakatan hal strategis maka diupayakan komuniikasi politik. Sampai saat ini belum ada komunikasi langsung baik dengan sekretaris setgab maupun ketua setgab. Sekali lagi kami ingin tegaskan di dalam maupun di dalam kami akan berjuang untuk kepentingan rakyat," jelasnya.

(van/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads