Kampanye, Fadel Minta Warga Aceh Pilih Cagub Zikir

Kampanye, Fadel Minta Warga Aceh Pilih Cagub Zikir

Feri Fernandes - detikNews
Selasa, 03 Apr 2012 02:03 WIB
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyatakan siap mendukung Calon Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam nomor urut 5, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. Penegasan dukungan ini disampaikan Wakil Ketum Golkar Fadel Muhammad saat memberi orasi kampanye di Stadion Lhong Raya, Banda Aceh.

"Kami telah berjuang mati-matian untuk pasangan yang ideal ini. Aceh sekarang sangat mendamba-dambakan pemimpin yang sangat peduli dan amanah dengan rakyatnya. Semoga Zaini Abdullah-Muzakir Manaf (Zikir) yang kami usung bisa menjadi pemimpin itu," ujar Fadel yang juga juru kampanye Partai Aceh, Senin (2/4/2012).

Dalam orasinya Fadel menyebut tiga alasan mendukung pasangan Zaini-Muzakir. Salah satunya, pasangan ini mampu mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa dukungan untuk mereka sangat besar di Aceh. Terakhir, kita melihat masih banyak sekali hal-hal yang belum terwujud di Aceh, khususnya yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Fadel juga mengajak kepada belasan ribu pendukung Zikir untuk tak ragu memilih pasangan nomor 5 tersebut. "Coba buka kepalan tangan kanan kalian, dan lihat ada berapa jari di sana? Ya, ada lima jari di sana. Maka dari itu cobloslah nomor urut lima di pilkada nanti," ujar Fadel yang disambut suara gemuruh dari pendukung Zikir.

Dalam kampanye ini turut hadir Nasir Djamil (Anggota DPR RI), Abdullah Puteh (mantan Gubernur Aceh ), Farhan Hamid (Wakil Ketua MPR RI), Hasbi Abdullah (Ketua DPRA), Muklis Abee (Ketua PA Banda Aceh).

Selain itu ada juga tiga mantan jenderal, yaitu mantan Pangdam Iskandar Muda Mayjen (Purn) TNI Soenarko, Mayjen (Purn) TNI Djali Yusuf, dan mantan Kasdam Brigjen (Purn) M.Yahya. Mereka duduk sepanggung untuk mendukung kampanye akbar pasangan Zikir ini.

Cagub Aceh Zaini Abdullah-Muzakir Manaf merupakan pasangan petinggi GAM yang di usung oleh sebagian besar mantan kombatan GAM.

(fdn/tor)


Berita Terkait