"Soal Leopard, saat raker Kasad beri laporan kita menunggu perkembangan laporan yang ada di Belanda. Dan di Belanda, Pemerintah di sana sedang berkomunikasi dengan parlemennya. Sambil menunggu itu, kita akan lakukan kunjungan langsung ke pabriknya di Jerman. Itu di Munich. Tentu di sana harganya lebih mahal karena kita beli dari pabrik kan baru. Tapi kita akan tanya-tanya di sana mengenai itu. Ke Jerman saya yang memimpin. Rombongan dari Jakarta tanggal 13 April 2012," kata Wakil Ketua Komisi I DPR, Hayono Isman, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2012).
Komisi I juga akan mengunjungi KBRI di negara yang dituju. Juga bertemu dengan pejabat keamanan setempat."Dari Munich, lalu kami ke Berlin, di sana ketemu dengan masyarakat Indonesia di Berlin. Selain itu, kita juga melakukan pengawasan terhadap KBRI di sana. Dari Pemerintahan kami akan bertemu dengan Kemenhan dan Kemenlu Jerman. Karena itu counterpart kita di sana. Sekaligus kita bertemu dengan parlemen Jerman sebagai kunjungan balasan karena beberapa waktu lalu mereka ke Jakarta,"katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara rombongan ke Ceko dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Agus Gumiwang. Rencananya rombongan akan berangkat tanggal 14 April 2012.
"Di Ceko juga akan kunjungan ke KBRI sebagai bentuk pengawasan sekaligus ke parlemen Ceko sebagai kunjungan balasan," kata Hayono.
Pada hari yang sama rombongan lain bertolak ke Polandia dan Afsel. Keperluannya juga tak jauh berbeda."Soal urgensinya, kita akan adakan penjajakan soal persenjataan, karena beberapa peralatan kan buatan sana. Misalnya kendaraan angkut prajurit Anoa. Akan coba dilihat apakah Pindad bisa bekerjasama dengan perusahaan persenjataan di sana,"tandasnya.
(van/fdn)










































