"Karena hal ini sangat membahayakan kami minta penegak hukum untuk mengungkap siapa pelaku dan kenapa bisa terjadi," kata Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers Agus Sudibyo di kantorya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2012).
Menurut Agus, kasus pelemparan zat kimia ini harus segera diungkap untuk menhindari saling tuduh terkait siapa pelempar cairan berbahaya tersebut. Dewan Pers juga berharap kasus yang menimpa sejumlah wartawan tidak lagi terulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua yang liputan di lokasi kejadian gambarnya dikirim untuk bisa mengetahui siapa pelakunya. Siapapun silakan saja untuk membantu investigasi kita bersama Dewan Pers dan Polri supaya ke depan tidak terjadi lagi," terangnya.
Dewan Pers kembali mengingatkan agar wartawan yang tengah bertugas utamanya di daerah rawan bentrokan, tetap mengutamakan keselamatan. Polri juga diminta tetap melindungi kerja para pencari berita.
Hari ini Kamerawan JakTV, Ananto Handoyo melapor ke Dewan Pers terkait pelemparan cairan kimia yang mengenai kepala dan wajahnya saat meliput demonstrasi di Gedung DPR. Akibat cairan ini, wajah Ananto mengalami luka bakar.
"Semoga ini pengalaman pertama dan terakhir yang menimpa kita," harap Ananto.
(vid/fdn)











































