Mahasiswa Maluku Laporkan Temuan Korupsi ke KPK
Senin, 09 Agu 2004 12:14 WIB
Ambon - Tiga mahasiswa Maluku yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Anti Korupsi (AGAK) tengah berada di Jakarta untuk menemui Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Senin (9/8/2004).Kepastian ini disampaikan Syahrir Rumluan, koordinator AGAK kepada detikcom via handpone dari Jakarta. "Kami hari ini akan bertemu KPK. Ini sudah terjadwal. Dan KPK sendiri sudah memberikan jawaban kepada kami untuk bertemu mereka," ungkap Rumluan.Dikatakan Rumluan, selain dirinya, dia juga bersama dua rekannya dari elemen organisasi yang berbeda. Keberangkatan mereka sudah dilandasi persiapan matang, baik secara konseptual maupun data-data pendukung terkait kasus korupsi di Maluku yang telah merugikan negara puluhan miliar rupiah."Semua data sudah kami dapatkan dan telah kami susun sebaik-baiknya. Kami yakin data kami valid. Ini hasil investigasi kami dan kajian mendalam, bukan sebuah rekayasa belaka," ujarnya.Ia optimis, pertemuan AGAK dangan KPK nantinya bakal membuka peluang bagi KPK masuk Ambon. "Melihat situasi Maluku yang kian kronis dengan penyakit korupsi, kami optimis KPK akan ke Ambon," kata Rumluan.Kepergian elemen mahasiswa dan pemuda ke Jakarta untuk menemui KPK untuk melaporkan temuan-temuan mereka, disambut baik Wakil Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB), M. Saleh Wattiheluw. Menurut Saleh, yang diperjuangkan mahasiswa adalah sebuah perjuangan moral yang patut didukung semua pihak. "Jangan melihat siapa yang berjuang, tapi lihat esensi perjuangan itu. Itu yang lebih penting," tandasnya.Bahkan Saleh, yang juga staf pengajar Universitas Islam Assyafiyah Jakarta, menyatakan, seharusnya pihak legislatif malu terhadap perjuangan yang saat ini dilakoni elemen mahasiswa dan pemuda. "Itu pertanda, sistem pengawasan pihak legislatif tidak berjalan sama sekali. Artinya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat untuk menyuarakan berbagai indikasi kasus korupsi di Maluku sudah tidak ada lagi. Makanya elemen mahasiswa dan pemuda bergerak sendiri," tukasnya.Dukungan terhadap perjuangan mahasiswa juga datang wakil ketua KNPI Provinsi Maluku, Ruslan Tawary. Menurutnya, apa yang diperjuangkan mahasiswa harus didukung secara optimal semua masyarakat, terutama masyarakat yang tertindas akibat permainan para koruptor di Maluku."Kami menilai, itu sebuah perjuangan yang harus dilihat secara positif dan proporsional. Jangan melihat lainnya, lihatlah apa yang diperjuangkan mereka," pinta mantan ketua Badko HMI Maluku-Papua ini.
(nrl/)











































