"Saya tidak mau mengandai-andai, karena SBY adalah presiden yang sikapnya paling tidak bisa diandai-andai," kata Sekjen PPP M Romahurmuzy, saat ditanya mengenai dorongan PD dan koalisi menyangkut evaluasi koalisi.
Hal ini disampaikan Romi, demikian disapa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Skap SBY soal PKS saja belum pasti," katanya.
PPP pun tidak dalam posisi mendorong PKS keluar koalisi. Namun tidak juga menahan PKS yang nyata-nyata berseberangan menyangkut kenaikan harga BBM.
"Tidak dalam posisi mendorong atau menahan PKS dalam koalisi. Sebagai partai politik, PKS pasti sudah memiliki hitungannya sendiri atas sikap-sikap yang telah diambil. Tentu mereka sudah siap dengan segala konsekuensi sebagaimana diungkapkan oleh para pengurus DPP-nya di berbagai kesempatan," tandasnya.
(van/ndr)











































