Hujan deras menyebabkan aliran sungai Simpasai yang membelah desa, meluap sehingga merendam rumah hingga setinggi paha orang dewasa. Warga sempat mengungsi dan baru kembali kembali ke rumah setelah banjir benar-benar surut.
Korban tewas adalah Siti Zulaihah, warga setempat. Kasubsi Operasional Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit, kepada wartawan di Mataram, mengatakan, Siti ditemukan telah meregang nyawa akibat terseret arus hingga lebih dari satu kilometer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat banjir menerjang, Siti tengah menyeberangi jembatan Simpasai. Ia tak dapat menyelamatkan diri dan terseret air yang juga merobohkan jembatan.
Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah NTB, Husnuddin Ahchid secara terpisah mengatakan, banjir telah ditangani Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bima.
"Segala bantuan yang menyangkut penanganan tanggap darurat telah disalurkan," katanya.
Tak ada rumah warga yang roboh. Sementara kerusakan akibat banjir kini tengah diverifikasi.
(try/fjp)











































