Ini Arahan SBY ke Petinggi Demokrat Soal Disahkannya APBNP 2012

Ini Arahan SBY ke Petinggi Demokrat Soal Disahkannya APBNP 2012

Prins David Saut - detikNews
Minggu, 01 Apr 2012 19:01 WIB
Ini Arahan SBY ke Petinggi Demokrat Soal Disahkannya APBNP 2012
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sore ini menyambangi markas DPP Demokrat guna mengadakan rapat mengenai disahkannya APBNP 2012 mengenai kelonggaran bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Ini arahan sang ketua dewan pembina dalam pertemuan itu.

Menurut Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum, rapat yang digelar pada sore ini merupakan rapat rutin antara pimpinan pusat, fraksi, dewan pembina, dewan kehormatan dan ketua dewan pembina. Anas menyebut rapat internal pada hari ini terasa spesial karena dilakukan setelah proses pengambilan keputusan mengenai APBNP 2012 di DPR.

Ini arahan SBY, seperti dituturkan Anas di kantor DPP Demokrat, Jl Kramat Raya, Jakpus, Minggu (1/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. SBY memberikan ucapan terima kasih serta apresiasi dari ketua kepada fraksi di DPR yang kompak solid konsisten dan bertanggung jawab dalam mengawal seluruh proses politik di DPR. Bukan saja kemarin tapi juga proses politik yang panjang dan ujungnya adalah pemungutan suara yang hasilnya kita tahu.

Sebagai ketua dewan, SBY memberikan penghargaan yang ujungnya menghasilkan UU APBNP 2012. Inilah yang memberikan landasan hukum dan politik yang bisa mengambil langkah-langkah kebijakan yang dibutuhkan menyangkut harga BBM bersubsidi.

2. Demokrat diminta dan diharapkan untuk terus bekerja keras mengawal seluruh langkah dan kebijakan pemerintah agar ekonomi nasional bisa selamat, program bisa terus berjalan, dan juga program khusus yang di maksud untuk memberikan bantuan khusus untuk orang tidak mampu, kaum dhuafa, dan wong cilik.

3. Karena itu demokrat ke depan harus makin berperan kontributif. Bukan saja menyangkut isu BBM bersubsidi. Tapi juga langkah-langkah komprehensif agar dapat tercapai keselamatan ekonomi nasional yang berarti keselamatan seluruh rakyat dan pembangunan. Langkah-langkah penting yang harus di dorong adalah gerakan nasional hemat energi, jangan sampai Indonesia jadi negara yang boros dalam penggunaan energi. Mendorong keadilan dalam implementasi sasaran subsidi.

Demokrat ingin mengajak para orang kaya 'mbo ya' (tahu diri-red) tidak beli BBM bersubsidi, belilah yang pantas dan proper untuk orang kaya. Karena BBM subsidi untuk golongan yang belum mampu. Terus mendorong program nasional penggantian energi dari BBM ke gas.

Demokrat juga mendorong pemerintah untuk berkemampuan menggali sumber-sumber keuangan negara yang bisa dimanfaatkan untuk program pembangunan, misal pajak, cukai, royalti tambang besar, pengusaha besar bayar pajak yang tertib, dst.

SBY, lanjut Anas, juga memberikan motivasi dorongan dan suntikan semangat agar kader terus bekerja keras. Terus mengawal agar pemerintah dapat bekerja efektif di dalam program ekonomi dan pembangunan dan program perlindungan khusus kepada rakyat miskin dan kurang mampu agar tetap bisa hidup secara memadai agar tidak menerima akibat langsung yang menyakitkan. Bantuan negara dari pemerintah yang bersifat perlindungan itu penting sekali.

(/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini