Mahasiswa tetap mendesak kepolisian untuk membebaskan 6 rekan mereka yang ditahan sejak Jumat (30/03/2012) kemarin, lantaran diduga kuat telah melakukan pengrusakan dan pembakaran pos polantas di simpang empat Mall Lembuswana, Jl Letjend Suprapto-Jl M Yamin.
"Bebaskan, bebaskan teman kami. Jangan tahan teman kami," seru mahasiswa di depan area kampus Universitas Mulawarman, Jl M Yamin Sabtu (31/03/2012) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya, kita diminta pulang lebih cepat. Karena ada demo," ujar Wati, salah seorang karyawan di pusat perbelanjaan Samarinda Square kepada detikcom.
Hingga pukul 21.00 WITA, ratusan aparat gabungan Polresta Samarinda, Polres Kutai Kartanegara serta Brimob Polda Kaltim dan juga aparat TNI, kembali bersiaga di kawasan simpang empat Mall Lembuswana. Belum diketahui jelas, upaya selanjutnya aparat kepolisian terkait aksi blokade jalan yang dilakukan mahasiswa.
Seperti diberitakan, aksi demo mahasiswa gabungan di depan kampus Universitas Mulawarman, Sabtu (31/03/2012), berujung bentrok sekitar pukul 19.20 WITA. Kepolisian membubarkan paksa aksi blokade mahasiswa hingga memukul mundur mahasiswa kembali ke areal kampus.
Aksi saling lempar batu berlangsung selama 30 menit. Sedikitnya 10 kali kepolisian menembakan gas air mata. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto Santoso yang memimpin jalannya pembubaran mahasiswa yang telah melalui batas pukul 18.00 WITA, akhirnya memilih untuk mundur menjauhi kampus Universitas Mulawarman.
(mpr/mpr)











































