Pembersihan itu dilakukan sejak Sabtu (31/3/2012) dinihari, tak lama setelah ratusan polisi meninggalkan lokasi. Batu-batu mulai ukurannya mulai dari sekepalan tangan hingga sebesar kepala bayi itu, dinaikkan ke kendaraan pick up.
"Orang kecamatan sama kelurahan yang bekerja sampai pagi," kata Junaidi, warga Jl Gaharu yang menyaksikan pembersihan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembersihan juga dilakukan pada pos polisi simpang Jl. Gaharu yang juga dirusak mahasiswa. Pos polisi ini hanyalah salah satu dari sejumlah pos polisi yang dirusak mahasiswa di Medan dalam aksi demonstrasi menentang rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), yang akhirnya tidak jadi naik untuk sementara.
(rul/ndr)










































