Setelah bentrok dengan polisi, para mahasiswa yang jumlahnya sekitar 500 orang terus bertahan di dalam kampus. Sesekali mereka menjawab imbauan polisi dengan teriakan menolak.
"Adek-adek, silahkan pulang. Saya jamin tidak akan ditangkap, saya kapolda, saya jamin," teriak Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro melalui pengeras suara.
Selain Kapolda, Walikota Medan Rahudman Harahap dan Pembantu Rektor I Bonny dan Pembantu Rektor III Maringan Panjaitan juga ikut mengimbau.
"Anak-anakku pulanglah ke rumah," ujar Bonny.
Tapi imbauan itu tak digubris. Sebagian mahasiswa tetap bertahan di dalam kampus. Ada beberapa mahasiswa yang mengambil sepeda motor dan keluar dari areal kampus.
Sebelumnya, mahasiswa memblokir jalan sejak pukul 15.00 WIB. Pemblokiran berlangsung mulai dari simpang Jl. Gaharu, hingga simpang Jl. Sutomo ujung, serta persimpangan Jl Timor. Di setiap persimpangan ini, mereka membakar ban-ban bekas. Mereka akhirnya dipukul mundur sekitar pukul 22.00 WIB.
(rul/try)











































