Lagi, Pos Polisi Dirusak Mahasiswa di Medan

Lagi, Pos Polisi Dirusak Mahasiswa di Medan

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2012 20:16 WIB
Lagi, Pos Polisi Dirusak Mahasiswa di Medan
Medan - Mahasiswa kembali merusak satu pos Polisi Lalu Lintas (Polantas) dalam aksi demonstrasi di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (30/3/2012). Sebelumnya, mahasiswa merusak tiga pos polisi.

Puluhan mahasiswa yang sebagian besar dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mulanya berdemo dengan cara memblokir perempatan Jl. Yos Sudarso dan Jl. Adam Malik. Mereka membakar ban di tengah perempatan itu.

Pos Polantas Polsek Medan Barat, Polresta Medan, berada persis di persimpangan itu. Entah siapa yang memulai, mahasiswa kemudian merusak kaca-kaca pos polisi itu. Satu tenda berlogo Polantas juga ikut dirusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ani, salah seorang warga kejadian perusakan itu sekitar pukul 17.30 WIB, dan tidak ada polisi yang menjadi korban. Beberapa warga yang sempat berada dekat pos menyaksikan aksi demo itu, sempat diarahkan mahasiswa untuk menjauh.

"Sebelum dirusak, mahasiswanya udah ngasih kode ke kami supaya agak jauh dari pos. Begitu kami menjauh, langsung dilempar kaca kantor ini, dan dipecahin semua," ujar Ani.

Kaca-kaca tampak masih bertebaran di dalam pos polisi itu sekitar pukul 18.30. Tidak ada polisi yang berjaga di sana. Itu juga mungkin yang menyebabkan arus lalu lintas agak tersendat di kawasan tersebut.

Pos Polantas Medan Barat ini merupakan pos Polantas keempat yang dirusak massa mahasiswa di Medan yang berdemo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Dua pos yang dirusak massa berada di Jl. Perintis Kemerdekaan, yakni yang berada di simpang Jl. Gaharu dan simpang Jl. Sutomo Ujung. Kemudian satu lagi di Jl. S Parman dan Jl. Sudirman. Pos ini tidak hanya dirusak tetapi juga dibakar oleh mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) yang kampusnya berada tak jauh dari lokasi tersebut.

Ada juga informasi yang menyebutkan satu pos polisi di kawasan Aksara, Jl. Letda Sudjono juga dirusak, tapi belum ada konfirmasi lanjut mengenai hal ini.

(rul/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads