Ketua FUI Bernard Abdul Jabbar yang bernegosiasi dengan Kapolres Jakarta Pusat, Komisaris Besar Angesta Romano Yoyol meminta agar 5-7 perwakilan mereka dapat diterima masuk ke dalam Istana untuk menyampaikan aspirasi yang berisi 5 tuntutan. Jika tidak, mereka mengancam akan tetap bertahan di depan Istana.
"Jika perwakilan kami tidak diterima kami akan bertahan di depan Istana sambil menunggu keputusan tentang kenaikan BBM di DPR," kata Bernard kepada wartawan usai bernegosiasi dengan Kapolres Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2012).
Namun menurut dia, jika aspirasi mereka diterima dan perwakilan mereka dapat masuk untuk menyampaikan aspirasinya mereka akan membubarkan diri atau akan ikut bergabung ke gedung DPR.
"Misalnya aspirasi kami diterima, kami akan membubarkan diri atau ikut bergabung ke gedung DPR," jelasnya.
Dia menjelaskan Kapolres meminta waktu 10 menit untuk memberikan keputusan boleh atau tidak perwakilan dari FUI masuk ke dalam Istana untuk menyampaikan aspirasinya.
Sementara itu dari pantauan detikcom arus lalu lintas di sekitar Istana Negara yaitu di Jalan Medan Merdeka Utara maupun Jalan Medan Merdeka Barat saat ini lancar. Sedangkan ratusan massa dari FUI tetap bertahan di depan Istana.
5 Tuntutan FUI itu yaitu:
1. Bersihkan Indonesia dari korupsi dan berbagai kemaksiatan
2. Bersihkan Indonesia dari liberal sumber kemaksiatan
3. Bersihkan Indonesia dari Ahmadiah dan aliran sesat lainnya
4. Tolak kenaikan harga BBM
5. Turunkan BBM angkat presiden syariah
(arb/nwk)











































