Polisi mencoba memukul mundur pada pukul 19.00 WIB, Jumat (30/3/2012). Massa mencoba melawan dengan melemparkan bebatuan dan kayu. Mereka merobohkan pot-pot bunga berukuran besar, memecahkannya dan mengambil potongan pot itu sebagai senjata.
Suasana di depan DPR saat ini hiruk pikuk. Polisi terus merangsek dengan menembakkan peluru gas air mata dan meriam air yang membuat mata pedih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mei/nrl)










































