Hanura Siap Kalah Voting

Hanura Siap Kalah Voting

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2012 18:36 WIB
Jakarta - Partai Hanura mulai pesimis menatap voting kenaikan harga BBM dalam rapat Paripurna DPR. Mengingat partai koalisi terlihat sepakat dengan kenaikan harga BBM.

"Jadi voting yang utama soal pasal 6 huruf (a). Kalau itu lolos artinya harga BBM bisa naik, cuma soal waktu," kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Saleh Husin, kepada wartawan usai rapat forum lobi pimpinan fraksi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Menurut Saleh, enam partai koalisi kemungkinan besar mengharapkan pasal tersebut ada. Hanya masalah besaran rata-rata kenaikan harga minyak mentah Indonesia minimal yang memungkinkan kenaikan BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka ada yang usul 5 persen, ada yang 15 persen. Percuma saja kalau 5 persen, sekarang sudah 16,3 persen rata-rata kenaikan harga minyak mentah Indonesia. Kalau usul 20 persen pun mereka ulur waktu 3 bulan saja nanti kenaikan BBM tidak bisa dihindari," katanya.

Karena itu, menang atau kalah, Hanura sudah siap. Bagi Hanura yang penting telah berjuang untuk rakyat. Meskipun voting digelar dua kali, voting terkait keberadaan pasal 7 ayat 6 huruf a ini yang utama.

"Karena kemungkinan kecil Golkar dan PKS menolak penambahan ayat itu," katanya pasrah.


(van/gun)


Berita Terkait