Aksi mahasiswa berakhir karena larangan Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Desas Adri Furiyanto SPBU, Jumat (30/3/2012).
Kapolsek sempat meminta mahasiswa agar tidak menutupi jalan kendaraan yang akan masuk ke SPBU. Namun permintaan tersebut tidak digubris. Akibatnya SPBU harus ditutup selama 15 menit.
Mahasiswa kembali diimbau agar bergeser dari pintu masuk. Lagi-lagi imbauan itu dilawan. "Kalau mau buka ya buka saja," kata seorang mahasiswa.
Sempat terjadi negosiasi antara polisi dan mahasiswa. Polisi bersikeras agar mahasiswa berunjuk rasa dengang mengikuti aturan dan tidak menutup usaha orang lain.
"Nggak bisa begini. Ini tempat usaha orang," pinta Kapolsek.
Permintaan polisi masih diacuhkan. Akhirnya Kapolsek memberi komando kepada 50-an anggotanya untuk mengambil posisi di hadapan mahasiswa.
"Semuanya siap," teriak kapolsek.
Spontan, mahasiswa yang tadinya duduk menutupi pintu masuk pom bensin, langsung berdiri. Mereka akhirnya membubarkan diri berjalan kembali ke kampusnya. Sambil berjalan mereka mengancam dengan bernyanyi akan kembali lagi, Sabtu besok.
"Besok balik lagi," seru mahasiswa sambil menyanyi.
(gus/vit)











































