Penggerebekan di Tangsel, Hendra Biasa Jualan Jus Sirsak

Penggerebekan di Tangsel, Hendra Biasa Jualan Jus Sirsak

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2012 14:42 WIB
Jakarta - Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Bekasi Kabupaten menembak mati dua terduga teroris di Pondok Aren, Tangerang Selatan. Kedua pria ini awalnya diburu karena terlibat pembacokan polisi di Setu, Bekasi.

Salah satunya bernama Hendra Saputra (23). Warga sekitar, mengenal Hendra sebagai pria yang baik dan ramah.

"Dia kerjaannya jualan jus sirsak," kata Panjang kepada detikcom di Jl Haji Sarma RT 06/01 Kampung Lio, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (30/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panjang mengatakan, Hendra tinggal di kontrakan bercat hijau toska itu bersama istri dan dua anaknya. Pria asal Jalan Keagungan RT 3/6 Tamansari, Jakbar itu sudah menempati kontrakan berukuran 4x4 meter itu selama 5 bulan.

"Satu bulan, kontrakannya bayar Rp 400 ribu, sudah termasuk pulsa listrik," kata dia.

Di kontrakan milik Doni itu, Hendra jarang keluar siang. Hendra juga dikenal kurang bergaul dengan warga sekitar.

"Dia sering keluarnya malam hari, pakai celana ngatung," imbuhnya.

Warga sekitar tidak menduga kalau Hendra terlibat terorisme. Pasalnya, selama tinggal di lokasi, Hendra tidak pernah menunjukkan gelagat yang mencurigakan.

"Biasa saja. Istrinya bercadar, dia biasa titip jual gorengan ke warung depan kontrakan," pungkasnya.

Hendra disergap bersama temannya berinisial E. Keduanya melawan dan mengeluarkan tembakan saat hendak ditangkap petugas. Kontak senjata antara petugas dan kedua pelaku pun terjadi pada dini hari tadi. Keduanya tertangkap setelah sebelumnya petugas menangkap Tedi di Sukabumi. Sebelumnya petugas menangkap Tedi di Sukabumi, Jawa Barat pada Senin kemarin.

Hendra dan E adalah target operasi (TO) yang dicurigai terlibat dalam pembacokan Brigadir Jaka dan Brigadir Erry di Setu, Bekasi, pekan lalu. H dan E ternyata terlibat juga dengan jaringan teroris. Sumber menyebutkan, keduanya adalah pencari dana dalam jaringan tersebut.

(mei/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini