Balitbang Golkar Rekomendasikan Sikap Netral
Senin, 09 Agu 2004 00:33 WIB
Jakarta - Pilih SBY-Kalla atau Mega-Hasyim, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Partai Golkar malah merekomendasikan sikap netral pada Pilpres putaran dua.Demikian hasil pertemuan DPP-DPD Partai Golkar di Hotel Hilton Jakarta yang berakhir pukul 00.05 WIB, Senin dinihari (9/8/2004). Turut hadir cawapres yang juga kader Golkar Jusuf Kalla.Disimpulkan, sebaiknya partai menentukan sikap untuk berkoalisi setelah diketahui siapa yang menang dalam Pilpres putaran dua. Untuk sementara ini, sebaiknya Rapimnas Partai Golkar pada 13-14 Agustus 2004 bersikap netral."Tentu akan lebih baik menentukan sikap setelah jelas siapa mandataris nanti. Siapapun itu, sudah pasti akan membutuhkan Partai Golkar yang mempunyai jumlah kursi terbanyak di legislatif," kata Ketua DPP Partai Golkar Marzuki Darusman dalam jumpa pers.Sikap netral itu, tutur dia, merupakan rekomendasi dari Balitbang Partai Golkar. Berkenaan dengan rekomendasi itu, para pengurus di daerah dianjurkan untuk terus menerus mencari masukan.Tujuannya, lanjut dia, agar nanti para pengurus di daerah dapat menentukan sikap secara objektif. Masukan suara dari pengurus daerah tersebut tentunya akan menjadi bahan pertimbangan bagi DPP dalam menentukan putusannya."Diharapkan putusan tersebut mempertimbangkan persatuan internal partai dan diambil berdasarkan kesepakatan terhadap tindakan yang didasarkan pada hati nurani," demikian Marzuki.
(sss/)











































