Sikapi Kenaikan BBM, PD Minta Koalisi Kompak dan Berkomitmen

Sikapi Kenaikan BBM, PD Minta Koalisi Kompak dan Berkomitmen

- detikNews
Kamis, 29 Mar 2012 20:58 WIB
Jakarta - Menyikapi dinamika politik menjelang pembuatan keputusan kenaikan harga BBM dalam sidang paripurna DPR, Jumat (30/3/2012), Partai Demokrat (PD) menggelar jumpa pers khusus. Secara tegas PD meminta agar anggota koalisi pendukung SBY-Boediono untuk kompak dan berkomitmen.

Seruan tegas ini disampaikan Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum dalam jumpa pers di ruang fraksi PD di gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/3/2012) pukul 20.50 WIB. Jumpa pers digelar Anas bersama Sekjen DPP PD Edhi Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Di awal pernyataannya, Anas menyampaikan bahwa jumpa pers ini digelar terkait rencana penyesuaian harga BBM dan dinamika politik. "Kami berkepentingan terkait rencana penyesuaian harga BBM dan dinamika politik yang menyertai proses itu sampai sekarang," kata Anas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anas meminta agar seluruh anggota koalisi untuk berjalan seiring dan solid dalam menyikapi penyesuaian harga BBM. "Kompak layaknya sebuah koalisi yang kompak dan berkomitmen," ujar Anas.

"Koalisi yang disepakati sejak 2009 lalu, bukan saja dalam konteks kebersamaan politik. Tapi juga diikat oleh cita-cita luhur agar pemerintahan berjalan efektif, produktif dan menghasilkan kebijakan-kebijakan yang menyelamatkan masa depan bangsa serta menjaga serta memuliakan rakyat banyak," imbuh Anas.

Anas berharap Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi bisa mewujudkan banyak prouktivitas demi kemampuan bangsa dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Jumpa pers PD ini digelar hanya dua jam setelah DPP Partai Golkar menggelar jumpa pers menyikapi kenaikan harga BBM. Dalam sambutannya, Sekjen DPP Golkar Idrus Marham menegaskan bahwa Golkar memutuskan saat ini tidak perlu ada kenaikan harga BBM. Keputusan ini, kata Idrus, sudah sesuai dengan arahan dan konsultasi ketua umum DPP Golkar Aburizal Bakrie.
Sikap Golkar ini membuat peta politik berubah. Sebelumnya PKS juga telah memutuskan menolak kenaikan harga BBM. Jauh hari sebelumnya, PDIP, Gerindra dan Hanura juga telah menyampaikan penolakan.
(asy/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads