"Nggak etis, suara berkurang karena Demokrat. Apa dasarnya? Jangan negatif banyak faktor yang menyebabkannya," jelas Wasekjen Partai Golkar Ramadhan Pohan saat dikonfirmasi, Kamis (29/3/2012).
Ramadhan menjelaskan banyak kasus yang menimpa PKS yang membuat suara partai Islam itu turun. Misalnya kasus Arifinto yang kedapatan membuka gambar dewasa, juga serangan dari mantan pendiri PKS Yusuf Supendi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia berharap PKS yang juga bagian dari koalisi ikut menjaga keharmonisan. Jangan main tuding dan berargumen yang tidak jelas.
"Saya berharap PKS tidak menantang. Kita harus solid bersama pemerintah," terangnya.
Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah terbukti siap dalam setiap kondisi, baik itu berada dalam koalisi maupun keluar dari koalisi. Sebab, dari analisa, selama jadi koalisi pemerintah perolehan suara PKS malah susut.
"Artinya dengan tidak berkoalisi justru respons masyarakat lebih baik," kata Luthfi dalam siaran pers penutupan Mukernas PKS tahun 2012 yang diterima detikcom, Kamis (29/3/2012).
Luthfi menjelaskan pada pemilu 1999, PKS yang ketika itu bernama PK, bisa meraih 7 kursi di DPR RI tanpa bantuan partai mana pun. Pada era Presiden Gus Dur (1999-2001), PK memutuskan bergabung dalam pemerintahan koalisi poros tengah.
(ndr/vit)











































