Aksi pembakaran kendaraan dinas jenis Toyota Rush dimulai ketika mahasiswa dalam pernjalanan pulang ke kampus Universitas Haluleo usai menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM di gedung DPRD Sulawesi Tenggara.
Kejadian ini berawal ketika ratusan mahasiswa yang bergerak dari gedung DPRD Sultra di Jalan Abdullah Silondae menuju kampus Unhalu melewati jalan Ahmad Yani Kendari. Massa mulai terlihat anarkis. Mereka melengkapi dirinya dengan balok kayu dan batu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa personel Brimob Polda Sultra memburu mahasiswa dan mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan. Mereka mengejar mahasiswa hingga ke kawasan pertokoan sekitar tempat kejadian. Beberapa mahasiswa ditangkap polisi, namun tak selang beberapa lama ratusan mahasiswa berusaha negosiasi agar temannya dibebaskan.
Kemudian, mahasiswa membentuk barikade lalu meninggalkan lokasi kejadian menuju kampus Unhalu.
Sebelumnya, mahasiswa tersebut berunjuk rasa di kantor DPRD Sultra. Mereka menagih janji wakil rakyat agar menyatakan sikap menolak kenaikan BBM. Karena tak ditemui anggota DPRD, mahasiswa menyegel kantor wakil rakyat tersebut.
(try/try)











































