Aksi dilakukan di perempatan Jalan Setiabudi Medan, Kamis (29/3/2012), sekitar pukul 13.00 WIB. Awalnya, mereka hanya berorasi tapi kemudian membakar ban di tengah jalan tersebut. Asap hitam pun mengepul.
Mahasiswa berorasi bergantian di tengah jalan. Menurut mereka, kenaikan BBM harus ditolak karena sangat menyengsarakan rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah polisi berpakaian preman, tak mampu berbuat banyak. Mereka hanya mengawasi aksi tersebut. Sementara arus lalu lintas di lokasi yang letaknya 300 meter dari kampus Universitas Katolik Santo Thomas itu macet total.
(rul/try)











































