"Belum ada. Masih menunggu perintah. Sementara Pak Ical masih road show ke Jabar," kata Juru Bicara Partai Golkar, Nurul Arifin, kepada wartawan, Kamis (29/3/2012).
Menurut Nurul, apapun keputusan Ical nantinya, anggota Fraksi Partai Golkar siap untuk patuh. Termasuk jika Ical memerintahkan menolak kenaikan harga BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, anggota Komisi III dari Fraksi Golkar, Nudirman Munir, juga mengatakan Golkar masih menunggu penjelasan pemerintah terkait subsidi energi dan efisiensi pajak. Menurutnya, sikap Golkar akan didasarkan pada penjelasan pemerintah terhadap kedua hal tersebut.
"Golkar masih menunggu kejelasan tentang pajak dan subsidi energi. Golkar masih menunggu tentang hal itu," tuturnya.
Seperti diketahui anggota DPR berjumlah 560 orang. Terdiri dari anggota DPR dari Fraksi PD berjumlah 148 orang, disusul anggota Fraksi PG 106 orang, anggota Fraksi PDIP 94 orang, anggota FPKS 57 orang, anggota Fraksi PAN 46 orang, anggota Fraksi PPP 38 orang, anggota Fraksi PKB 28 orang, anggota Fraksi Gerindra 26 orang, dan anggota Fraksi Hanura 17 orang.
Jika PKS dan Golkar menolak kenaikan harga BBM bersama PDIP, Hanura, dan Gerindra, maka ada 300 suara yang sudah lebih dari 50 persen + 1 anggota DPR untuk menolak kenaikan harga BBM.
(trq/lh)










































