Konami 'Simpan Tenaga', Kirim Sedikit Pendemo Kamis & Jumat

Konami 'Simpan Tenaga', Kirim Sedikit Pendemo Kamis & Jumat

- detikNews
Kamis, 29 Mar 2012 10:23 WIB
Konami Simpan Tenaga, Kirim Sedikit Pendemo Kamis & Jumat
Jakarta - Koalisi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) pada Kamis ini dan Jumat besok tidak merencanakan menggelar kekuatan di jalanan dalam jumlah besar. Mereka 'menyimpan' tenaga untuk menggalang dukungan petisi anti kenaikan harga BBM.

"Hari ini kami mendukung aksi kawan-kawan mahasiswa. Kami akan tetap pantau dan dukung seperti yang kami lakukan sejak Senin lalu. Untuk hari ini kami hanya akan mengirim sekitar 50 orang (untuk demo)," ujar Marlo Sitompul, aktivis Konami, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (29/3/2012). Konami terlibat kericuhan di Gambir dalam aksi 27 Maret. Puluhan aktivis Konami menjadi tersangka.

Dia menjelaskan, sejak Senin (26/3) lalu pihaknya telah membuka sejumlah posko di 48 titik di seluruh Jakarta untuk mencari dukungan petisi anti kenaikan harga BBM. Petisi itu sudah dilaunching bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Barisan Muda Pejuang Jakarta Raya, dan Seniman Jalanan Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah terkumpul sekitar 2.000 hingga 3.000 tanda tangan. Nantinya akan kami serahkan pada 31 Maret ke Istana atau ke Setneg. Kalau tidak diserahkan ramai-ramai, mungkin perwakilan saja. Kami hanya ingin menunjukkan jika BBM naik, ada banyak suara rakyat yang tidak menginginkannya," terang Marlo.

Posko dukungan pada petisi ini antara lain didirikan di Wijaya Kusuma, Kebon Jeruk dan Kebon Pala di Jakarta Barat, Penjaringan di Jakarta Utara, Kwitang di Jakarta Pusat, Pulau Harapan untuk kawasan kepulauan Seribu, dan Bintaro di Jakarta Selatan.

"Besok kami juga akan mengirimkan perwakilan ke DPR karena besok ada paripurna soal kenaikan harga BBM. Kami akan mem-push DPR agar hati nuraninya terbuka dalam mengambil kebijakan. Dengan naiknya harga BBM, harga sembako juga pasti meningkat. Tolong buka hati dan telinga untuk rakyat," sambung Marlo.

Dalam aksi mahasiswa, imbuhnya, tidak pernah sejak awal diskenariokan bertindak anarki. Karena itu dia berharap aparat keamanan tidak memprovokasi. "Kalau diprovokasi dan kami terpancing bagaimana," cetusnya.

Seperti diberitakan, keputusan kenaikan harga BBM akan diputuskan dalam rapat paripurna DPR pada Jumat (30/3). Rencana ini berubah dari jadwal sebelumnya pada Kamis (29/3).

(vit/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads