Pembunuh Pengurus Angkot di Bogor Ditangkap saat Mandi di Lereng Merapi

Pembunuh Pengurus Angkot di Bogor Ditangkap saat Mandi di Lereng Merapi

- detikNews
Kamis, 29 Mar 2012 09:45 WIB
Pembunuh Pengurus Angkot di Bogor Ditangkap saat Mandi di Lereng Merapi
Bogor - Setelah diburu selama sembilan hari, Eko Prasetyo (35), pelaku pembunuhan Suheli alias Lili (59), pengurus angkutan kota 04 rute Ramayana-Warung Nangka, Bogor, akhirnya ditangkap petugas gabungan Polres Bogor Kota dan Polsek Bogor Selatan. Kepada petugas Eko mengakui semua perbuatannya.

Eko ditangkap petugas yang berjumlah enam orang di rumah neneknya, Kampung Manis Renggo, Desa Karang Kaseh, Kecamatan Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (28/3) pukul 09.00 WIB. Saat itu, Eko bersiap mandi di sungai di lereng Gunung Merapi.

Dengan kedua tangan diborgol, Eko mengaku terpaksa membunuh Lili yang juga teman dekatnya itu karena sakit hati. Aksi pembunuhan dilakukan Senin (19/3/2012), sekitar pukul 00.30 WIB di rumah kontrakan korban di Kampung Cogrek, RT 03/1, Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya cemburu sama dia (Lili-red) karena sering godain istri saya. Makanya, setelah cekcok mulut malam itu spontan saya pukul dia dengan aki mobil yang ada di kontrakan," kata Eko kepada detikcom di Mapolsek Bogor Selatan, Jl Pahlawan, Kamis (29/03/2012).

Pria yang badannya dipenuhi tato itu tidak menunjukkan rasa penyesalan. Usai membunuh Lili, Eko kemudian kabur ke rumah istri sirinya, Neneng (26) di daerah Depok menggunakan motor Suzuki Spin Beat milik korban.

"Saya juga ambil uang setoran angkot, totalnya Rp 1,8 juta," tutur pria yang mengaku pernah dibacok perampok itu.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengumpulkan barang bukti. Salah satunya, motor Suzuki Spin korban yang disimpan pelaku di stasiun Depok Baru sesaat sebelum Eko kabur ke rumah orang tuanya di Benhil, Jakarta Pusat.

"Motornya saya taruh aja di Depok Baru, dan kuncinya masih ngegantung. Saya enggak tau, motornya masih ada apa enggak," katanya.


(try/try)


Berita Terkait