Dudung yang mengenakan kemeja putih hanya diam saat ditanya wartawan mengenai materi pertanyaan yang diajukan penyelidik. "Nggak-nggak," katanya sambil mengangkat tangan pertanda menolak berkomentar, Rabu (28/3/2012) malam.
Saat keluar pukul 20.26 WIB, Dudung langsung menaiki mobil Kijang Innova bernomor polisi B 1599 SOA. Selain Dudung, hari ini KPK juga memeriksa pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) bernama Luki Ambarwati. Luki lebih dulu keluar sekitar pukul 15.00 WIB tanpa memberi keterangan kepada wartawan.
Sebelumnya Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan komisinya terus melakukan proses pengembangan penyelidikan dari proyek senilai Rp 1,2 triliun. "Jadi kita masih secara intensif melakukan permintaan keterangan sejumlah pihak. Ini tidak hanya soal lahan tapi proyeknya juga, ini masih proses penyelidikan," terangnya.
Dalam kasus ini, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi dari BPN, PT DGI,PT Adhi Karya, PT Wika termasuk anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ignatius Mulyono. Saat diperiksa Selasa (27/3), Ignatius mengakui dirinya ditanyakan mengenai peran Anas Urbaningrum dalam pengurusan sertifikat lahan Hambalang.
Namun KPK hingga saat ini belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anas, Ketum Partai Demokrat. "KPK memang berencana meminta keterangan yang bersangkutan, tapi jadwalnya saya belum tahu," pungkas Johan.
(fdn/mad)











































