"Jakarta tidak bisa diselesaikan oleh Jakarta sendiri. Harus dibantu dengan wilayah lainnya, konsep megapolitan Jakarta itu Jabodetabek. Artinya Jakarta harus bisa mengkoordinasi gubernur Banten dan Jabar, serta walikota atau bupati daerah tetangga," kata Alex kepada wartawan di gedung PBNU, jalan Kramat Raya, Jakarta pusat, Rabu (28/3/2012).
Kepercayaan diri Alex-Nono digambarkan dengan membandingkan diri mereka pada pendiri kota Jakarta dan Ali Sadikin. "Ada dua orang yang berjasa untuk Jakarta, pertama Pieter Zoen Coen dan Bapak Ali Sadikin. Mudah-mudahan yang ketiga kami berdua ini," ungkap Gubernur Sumatra selatan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya janji untuk mengadakan sekolah gratis dan kesehatan gratis satu hari setelah dilantik. Untuk sekolah negeri sampai setingkat SMA. Saya mendapatkan, hanya dalam 81 hari janji itu (kampanye gubernur Sumatra Selatan) terlaksana, rekor Muri pemenuhan janji kampanye tercepat yang terlaksana." ujar Alex.
Alex-Nono berjanji mengatasi permasalahan macet di Jakarta dengan salah satunya melanjutkan pembangunan monorail, membangun MRT dan ruas jalan, serta membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Solusi permasalahan banjir yang dijanjikannya antara lain dengan melaksanakan padat karya, membuat tanggul yang menjorok ke laut sehingga ada daratan baru, dan memperbaiki sistem drainase di Jakarta.
Alex-Nono juga menjanjikan keamanan di Jakarta dengan menyebutnya Jakarta yang manusiawi, serta merevitalisasi nilai-nilai sejarah dan budaya Jakarta. Janji-janji tersebut dijanjikan oleh Alex dan Nono dapat terwujud dalam 3 tahun jika mereka terpilih.
(vid/gah)











































