"Januari pernah ke Yordania untuk rapat kegiatan hari ini, nggak ditolak. Nggak ada masalah," kata ketua Mer-C dr Joserizal Jurnalis, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (28/3/2012). Rizal memimpin rombongan JMC menuju perbatasan Israel-Yordania untuk menolong rakyat Palestina.
Menurut Rizal, penolakan Munarman yang didasari permintaan intelijen Indonesia mengada-ngada. Sebab kehadiran Munarman dalam misi kemanusiaan, bukan untuk berperang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munarman dan Joserizal tergabung dalam rombongan Global March to Jerussalem. Mereka membawa gerakan gerakan penyadaran masyarakat dunia bahwa kota Jerusalem adalah kota untuk 3 agama: Islam, Kristen dan Yahudi serta milik pecinta Kemanusiaan dan Keadilan.
Total jumlah delegasi Indonesia di bawah koordinasi MER-C yang akan mengikuti GMJ berjumlah sekitar 79 orang. Dua delapan (28) orang di antaranya mengikuti GMJ melalui konvoi darat (rute 1) yang telah bertolak ke Karachi (Pakistan) pada tanggal 9 Maret 2012 lalu. Sementara sisanya, sebanyak 51 orang mengikuti GMJ melalui rute 2, yaitu dari Jakarta langsung ke Amman Yordania yang dibagi menjadi beberapa gelombang keberangkatan. Delegasi Indonesia bersama jutaan rakyat sipil dari berbagai penjuru dunia akan berkumpul dan melakukan kampanye damai di perbatasan Israel β Yordania pada tanggal 30 Maret 2012 mendatang.
Delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan sejumlah lembaga peduli Palestina seperti MER-C, VOP (Voice of Palestina), Aqsa Working Group (AWG), Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Forum Indonesia Muda (FIM), Front Pembela Islam (FPI), I Love Muhammad Network, Perwakilan Mahasiswa dan juga 3 orang jurnalis dari tvOne, Metro TV dan Harian Umum Republika.
Munarman ditolak saat tiba di bandara. Malam itu juga, dia langsung dipulangkan ke Indonesia dan kemungkinan tiba di Tanah Air malam ini.
(mad/nvt)











































