Menpora Andi: Jangan Hanya Demo, Pemuda Harus Cari Solusi Soal BBM

Menpora Andi: Jangan Hanya Demo, Pemuda Harus Cari Solusi Soal BBM

- detikNews
Rabu, 28 Mar 2012 17:24 WIB
Jakarta - Aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air. Tidak jarang berujung bentrok. Meski berdemonstrasi itu sah-sah saja, tapi sebaiknya mahasiswa juga lebih inisiatif mencari solusi persoalan BBM.

"(Berdemonstrasi) itu juga sah-sah saja. Tapi kita perlu apresiasi kepada pemuda yang juga dengan kemampuan dan disiplin ilmunya berusaha mencari solusi lain selain demo," ujar Menpora Andi Mallarangeng di Media Center Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Andi mengatakan hal itu usai menerima pemuda pelopor nasional penghemat BBM. Dia mencontohkan teknologi penghemat BBM yang dibuat seorang mahasiswa S2 Universitas Gaja Mada (UGM), Joko Istiyanto. Joko, kata Andi, berhasil menemukan alat yang dapat menghemat penggunaan BBM 20-30 persen. Alat itu bernama Femax.

"Kalau penghematannya 20-30 persen, misalnya harga BBM naik dari Rp 4.500 jadi Rp 6 ribu, (besaran penghematan) itukan boleh dikatakan sudah mengkompensasi dari kenaikan itu sendiri. Belum lagi dapat kompensasi dari pemerintah dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) dan dalam bentuk keluarga berencana dan infrasttuktur daerah," jelasnya.

Terkait demonstrasi penolakan kenaikan BBM oleh mahasiswa, Andi kembali menegaskan hal itu sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang wajar.

"Kan sebagian lagi pemuda-pemuda maupun mahasiswa ada yang menunjukkan aspirasinya dengan demo-demo. Bagi saya demo tidak masalah selama dilakukan dengan tertib sesuai aturan, damai, jangan anarki, dan jangan mau ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik, petualang-petualang politik," pungkas Andi.

Dalam kesempatan itu, Joko sempat mendemonstrasikan pemasangan alat ke dalam mobil dinas Menpora dan beberapa motor, salah satunya motor wartawan.


(rmd/nwk)


Berita Terkait