Pemusnahan baang bukti itu dilakukan di halaman Mapolresta Lampung Selatan, Kalianda. Selain ganja, yang ikut dibakar adalah 3 kilogram sabu, 35 ribu butir ekstasi, dan 15 butir erimin 5.
Kapolda Lampung Brigjend Jodie Roeseto dan Kapolresta Lampung Selatan AKBP Harri Muharam Firmansyah menyaksikan langsung kegiatan itu. Mereka didampingi perwakilan masyarakat dan siswa-siswa SMA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita masih menunggu persetujuan Kajari untuk pemusnahannya," Harri.
Menurut Harri, banyaknya ganja yang dimusnahkan menunjukkan bahwa peredaran narkoba di Lampung sangat marak. Selama ini, Pelabuhan Bakauheni menjadi tempat favorit untuk menyelundupkan ganja ke Pulau Jawa. Namun, banyak juga narkoba yang diselundupkan dari Jawa ke Sumatera melalui Bakauheni.
Harri menambahkan, masyarakat dan pelajar sengaja diundang untuk menyaksikan pemusnahan Narkoba agar melihat langsung berbagai jenis barang terlarang ini, sehingga nanti bisa memberikan informasi kepada polisi.
(try/try)











































