Hakim Daerah Mogok Sidang, Hakim PHI Berikan Toga Hakim ke SBY

Hakim Daerah Mogok Sidang, Hakim PHI Berikan Toga Hakim ke SBY

- detikNews
Rabu, 28 Mar 2012 12:38 WIB
Hakim Daerah Mogok Sidang, Hakim PHI Berikan Toga Hakim ke SBY
Jakarta - Tuntutan peningkatan kesejahteraan hakim terus didengungkan. Jika hakim daerah mengancam mogok sidang, maka para hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) akan memberikan toga kebesaran hakim ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai simbol memulai mogok sidang.

"Jika tuntutan kita tidak dipenuhi, maka kita akan menyerahkan jubah hakim yang kami pakai kepada Presiden biar SBY yang menjadi ketua majelis hakimnya. Sedangkan hakim anggotanya Mensesneg dan Ketua Komisi III DPR," kata Ketua Forum Komunikasi Hakim Ad Hoc PHI (Forkom HAPHI), Sahala Aritonang.

Sahala menyatakan hal tersebut dalam bincang-bincang dengan wartawan usai menyerahkan tuntutannya ke kantor Sekretariat Negara di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sahala mengultimatum tenggang waktu hingga akhir 2012. Mereka meminta pada APBN 2013 hak mereka tersebut dinaikkan. "Setelah menyerahkan toga hakim maka kami akan cuti bertugas sebagai hakim sampai tuntutan tersebut dikabulkan," papar Sahala.

Selain menyerahkan surat tuntutan ke Presiden SBY, mereka juga akan menyerahkan ke Komisi III DPR. "Kenapa kita memberikan jubah hakim ke Presiden karena yang mengangkat kita adalah Presiden langsung yaitu berdasarkan Keppres, bukan berdasarkan Mahkamah Agung (MA)," tambahnya.

"Bagaimana jika Presiden SBY tetap tidak menaikkan kesejahteraan hakim PHI?" tanya wartawan.

"Kita akan longmarch dari DPR ke Istana Merdeka menggunakan jubah hakim," jawab Sahala.

Saat ini, hakim ad hoc PHI di tingkat pertama dalam sebulan hanya diberi uang kehormatan Rp 5,5 juta. Selain uang tersebut, negara tidak memberikan tambahan uang apa pun ke hakim dari kalangan masyarakat ini.


(asp/nrl)


Berita Terkait