Pria stres yang membacok 8 orang di Ciomas, Bogor, masih diperiksa kejiwaannya di RS Marzuki Mahdi. Iwan (33) mengamuk dan membacok 8 orang di dekatnya, termasuk 2 anak TK.
"Dia masih diperiksa di RS, hasil pemeriksaan diperkirakan keluar 3 minggu," kata Kapolsek Ciomas Kompol Wijayanti kepada detikcom, Rabu (28/3/2012).
Wijayanti mengatakan, telah meminta keterangan 8 orang korban pembacokan itu untuk mengetahui kronologi peristiwa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wijayanti mengatakan, beberapa korban pembacokan itu sudah diperbolehkan pulang. Namun masih ada yang harus dirawat di RS. "Ada satu atau dua orang yang masih di rumah sakit," katanya.
Iwan mengamuk Selasa (27/3) kemarin. Ia tiba-tiba saja mengejar orang-orang yang ada di sekitarnya dengan menggunakan pisau. Seorang anak Saeful Bahri (5) yang sedang jajan dibacoknya, Ani (48) yang sedang berbelanja menjadi korban, Ujo (45) penjaga warteg ikut dibacok, Ugi (48), Ata (56), dan Dedi alias Parjo (48) pengendara motor juga dibacok.
Warga lantas mengeroyok Iwan. Pria stres itu pun tidak berkutik. Dia sempat dipukuli kemudian diikat dan dibawa ke Polsek Ciomas. Iwan ditahan di Polsek Ciomas. Tetangga menyebut Iwan stres sejak setahun lalu begitu cintanya ditolak sang pujaan hati.
(nal/nrl)










































