Informasi yang dihimpun berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa naas itu terjadi saat Elvis Kasengkang (33) yang mengendarai motor Honda DB 9972 MO hendak pulang sambil membonceng istrinya Misye Susanty Kudampa (33).
Saat menyeberang dari simpang masuk Rumah Tahanan Negara (Rutan) Malendeng Manado, tiba-tiba dari arah Kairagi, muncul truk Toyota Dyna biru DB 8180 AR yang dikendarai Stieron Rembet (26) dengan kecepatan tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Suaminya langsung meninggal di tempat kejadian, sedangkan istrinya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," ungkap Kasat Lantas Polresta Manado, Kompol Yoseph Krisbiyanto, kepada detikcom, Selasa (27/3/2012).
Usut punya usut, Stieron rupanya juga sempat menabrak motor Honda Revo yang dikendarai Nicolaas Malongkade (34), warga Kolongan Minahasa Utara, 500 meter sebelum tempat kejadian naas tersebut.
"Dua kali dia menabrak, korbannya menjalani operasi karena mengalami luka pada punggung dan kepalanya," tandas Krisbiyanto.
Motor korban terseret hingga sejauh 7 KM karena tersangkut di kolong truk saat sopir melarikan diri. Menurut cerita warga, truk terus melaju dengan kecepatan tinggi dan mengeluarkan percikan-percikan api dari seretan motor di kolong dan juga hampir menabrak pengendara lainnya.
"Ada motor dibawa truk, saya suruh teman-teman hentikan mobilnya," terang Yuber Rambing, warga Winangun Satu.
Truk itu memang akhirnya berhenti melaju. Namun bukan karena teriakan warga, melainkan sang sopir yang hendak buang air kecil.
"Kami langsung hubungi polisi dan sopirnya ditangkap," imbuhnya.
Kejadian ini sempat menghebohkan warga setempat. Sementara sopir truk ini kini tengah menjalani pemeriksaan intensif terkait kecelakaan maut itu.
(mok/mok)











































