Mendikbud: Gara-gara Dipolitisir, Kenaikan BBM Jadi Gaduh

Mendikbud: Gara-gara Dipolitisir, Kenaikan BBM Jadi Gaduh

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2012 18:23 WIB
Jakarta - Rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM yang merupakan aksi politik, telah dipolitisasi sedemikian rupa untuk kepentingan politik pada 2014. Akibatnya pelaksanaan upaya penyelamatan ekonomi nasional jadi rumit bahkan menimbulkan kegaduhan politik.

"Kenaikan BBM menjadi rumit, ramai dan gaduh, menurut pengamatan saya yang bukan orang politik, karena kejadian ekonomi tahun sekarang dibawa ke ranah politik," kata Mendikbud M. Nuh di Gedung A Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Mantan Rektor ITS ini menambahkan, tidak hanya sekadar dari permasalahan ekonomi yang bermigrasi ke ranah politik saja. Namun lebih dari itu efek tarik menarik momentum tersebut menimbulkan imajinasi politik sehingga kenaikan BBM menjadi hal yang tidak biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian ekonomi 2012 dibawa ke ranah politik 2014, sehingga ada imajinasi politik. Di dalam proses pengimanjinasian itulah muncul kreatifitas politik yang macam-macam sehingga jadi ramai," ujar Nuh.

"Kembalikan ke domain ekonomi. Itu cepet solusinya. Tapi kalau ditarik jauh dari originalitas akar permasalahannya jadi semakin kompleks," sambungnya.

(ahy/lh)


Berita Terkait