"Dari dulu memang begitu PKS, karena orientasinya itu membangun citra untuk rakyat," kata Mubarok saat dihubungi detikcom, Selasa (27/3/2012).
Mubarok menyebut pernyataan Luthfi malah memanaskan kembali situasi internal koalisi yang sebelumnya sudah menyepakati mendukung opsi kenaikan harga BBM demi penyelamatan postur anggaran negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luthfi dalam pidato politiknya menyampaikan ketegasan sikap partai atas rencana pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi dengan kisaran Rp 1.500 per liter.
"Jika pada akhirnya pemerintah, para menteri yang pro kenaikan harga BBM itu bersikukuh menaikkan harga BBM, maka kami terpaksa akan berseberangan," ujarnya.
(fdn/gun)











































