Mahasiswa sempat melempari polisi dengan batu, Selasa (27/3/2012). Polisi hanya bertahan di dalam kompleks kantor gubernur. Aksi lempar batu terhenti setelah koordinator aksi berhasil meredam emosi para pendemo.
Sekitar pukul 15.45 Wita, mahasiswa bernegosiasi dengan polisi agar bertemu dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Belum menemukan titik temu, ada lemparan batu dari kerumunan mahasiswa. Bentrok pun pecah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, ratusan mahasiswa dari kampus UIN Alauddin dan Universitas Negeri Makassar juga terlibat bentrokan di depan kantor Dispenda Sulsel. Mereka terlibat perang batu di tengah Jalan AP Pettarani. Pasukan patroli motor dari Sabhara Polda Sulselbar menembaki mahasiswa dengan gas air mata.
(mna/try)










































