Fraksi Demokrat DPRD DIY Dikirimi Keranda Mayat

Fraksi Demokrat DPRD DIY Dikirimi Keranda Mayat

- detikNews
Selasa, 27 Mar 2012 14:15 WIB
Fraksi Demokrat DPRD DIY Dikirimi Keranda Mayat
Jakarta - Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi sasaran aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ruangan Fraksi Demokrat DIY dikirimi keranda mayat milik satu kelompok aksi.

Sedikitnya tiga kelompok massa aksi yang mendatangi gedung DPRD DIY yang berada di Jl Malioboro Yogyakarta. Ketiga kelompok itu diantaranya massa Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) DIY, gabungan massa Gerakan Rakyat Anti Kenaikan BBM dan massa dari salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Massa Forum BEM DIY yang datang pertama kali di gedung dewan, mereka langsung menggelar orasi di halaman setelah diizinkan masuk oleh Ketua DPRD DIY, Yoeke Indra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa kemudian menuju bagian belakang gedung dewan. Mereka melakukan sweeping terhadap anggota Fraksi Demokrat DIY yang dianggap mendukung pemerintah menaikkan harga BBM.

Di belakang gedung yang menjadi tempat parkir kendaraan wakil ketua DPRD DIY, massa kembali menggelar orasi. Sebab Wakil Ketua DPRD DIY, H. Sukedi yang juga Ketua DPD PD DIY tidak kelihatan.

Saat massa melakukan sweeping, sejumlah anggota dewan sudah lebih dulu mengungsi dan menyingkir di ruangan lain di lantai atas. Perwakilan Forum BEM DIY, Abdul Khalid sempat bernegosiasi kembali dengan aparat kepolisian dan koordinator keamanan DPRD DIY.

Dengan didampingi Ketua DPRD DIY dan sejumlah aparat kepolisian, massa kemudian menuju ruangan Fraksi Demokrat yang telah dikunci dan kosong. Di depan pintu, massa kemudian menyanyikan lagu "Darah Juang".

"Partai Demokrat adalah partai yang nyata-nyata mendukung kenaikan harga BBM, karena itu tidak ada kata lain kecuali menolak kenaikan harga BBM dan lawan," teriak Khalid sambil mengangkat dan mengepalkan tangan kiri ke atas .

Setelah itu, massa menaruh keranda putih bertuliskan 'SBY-Boediono Mati' dan foto Presiden SBY yang sudah dicoret-coret warna menjadi gambar drakula itu di depan pintu.

Setelah itu, massa melanjutkan aksinya menuju titik nol kilometer di simpang empat kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati. Saat massa Forum BEM melakukan long march menuju titik nol kilometer, sekitar satu peleton aparat kepolisian mengawal dan mengikuti dari belakang.

(bgs/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads