"Sekitar pukul 09.50 WIB, ada seorang laki-laki yang menelepon ke LBH Jakarta. Dia bilang LBH akan meledak pukul 11.00 WIB," kata asisten pengacara publik LBH Jakarta, Aura saat ditemui detikcom di kantornya, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2012).
Aura adalah orang yang langsung menerima ancaman teror bom tersebut. Menurut Aura, si peneror tersebut bersuara laki-laki. Awalnya ia mengancam dengan nada suara yang pelan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, Aura mengaku melaporkan ancaman tersebut ke pimpinan LBH. Pimpinan LBH lantas menyuruh Aura melapor ke polisi.
"Akhirnya menelepon polisi," ujarnya.
Tim Gegana tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB. Hingga pukul 14.00 WIB, tim Gegana masih menyisir di dalam kantor LBH. Ada dua mobil polisi yang terparkir di depan LBH Jakarta.
(gus/nwk)











































