Brigadir Sri Suyati, salah seorang Polwan dari Satlantas Polda Metro Jaya, pada Selasa (27/3/2012) ini mendapat tugas menjaga demonstrasi bersama pasukan negosiator. Kepada detikcom, dia mengaku tidak terlalu sering menjaga demo, melainkan bertugas bergantian dengan teman-temannya.
"Setiap periode, satu bulan sekali, kita ganti. Kita ini tim negosiator. Ada sekitar 30-an dari Polda Metro," ujar Sri di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seolah-olah jadi seorang ibu yang merangkul dan menenangkan anak-anaknya," imbuh perempuan ini sambil mengelap keringat yang mengalir ke di keningnya.
Sri menyebut panas dan hujan tidak akan membuatnya angkat kaki dari jalanan. "Ya tetap semangat. Mau hujan, panas, tetap biasa. Karena itu sudah tugas kami. Jadi tetap semangat dan ikhlas," paparnya.
Sri lantas menuturkan pengalamannya menjaga demonstrasi pada dua tahun lalu. Saat itu sempat terjadi chaos massa di sekitar Monas. Aksi dorong-dorongan mewarnai demonstrasi kala itu.
"Sampai kaki biru-biru, tapi nggak tahu itu kena apa," kenang Sri.
Tim negosiator dengan demonstran berjumlah 5 tim. Hingga tengah hari ini yang baru datang ke seputar Istana baru 3 tim. "2 Tim lagi belum datang. Satu tim isinya 15 orang," ucap Sri.
Polwan cantik sengaja disiagakan untuk menghadapai para demonstran. Mereka berjaga di titik-titik rawan. Salah satunya di seputaran Monas, Jakpus. Bahkan di depan Istana dibangun posko.
(vit/nwk)










































