"Tadi itu agak sepi. Saya biasanya dari Sudimara, naik Serpong Line pukul 07.25 WIB penuh minta ampun, susah nafas, hampir tiap hari ada yang pingsan. 6 Bulan terakhir padatnya minta ampun. Ini seperti 3 tahun lalu, nggak terlalu padat," ujar humas KRL Mania, Agam Fatchurrochman pada detikcom, Selasa (27/3/2012).
Agam yang bekerja di kawasan Blok M biasanya turun di Stasiun Kebayoran Lama. Dari hasil obrolan para KRL Mania yang dia dengarkan di dalam KRL, orang-orang memilih cuti daripada masuk kerja hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pegiat KRL Mania lainnya Deddy Herlambang sampai mengambil cuti karena demo hari ini.
"KRL katanya tidak begitu ramai. Saya juga malas masuk karena malas urus demo hari ini," ujar pengguna KRL Commuter Serpong-Kebayoran Lama itu.
Sementara Humas Daops I PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq mengatakan perjalanan KRL normal, tidak ada tambahan gerbong untuk mengantisipasi beralihnya warga dari kendaraan pribadi ke KRL.
"Nggak ada masalah. Kita apa yang sudah dioperasikan saja. Ya ada kemungkinan tidak berangkaty ke kantor atau berangkat dengan KA. Kalau data penumpang sebaiknya ke KCJ (Kereta Commuter Jabodetabek) saja, saya belum ada datanya," jelas Mateta.
(nwk/nrl)











































