"Saya kesal ingin lihat orang itu. Ingin saya pukul," ujar Edi yang anaknya, Cantika, menjadi korban pembacokan,
Edi bersama warga Gang Raden menyambangi Polsek Ciomas, Selasa (27/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang pihak Polsek Ciomas mengaku akan memeriksa kejiwaan Iwan lebih dahulu. Iwan akan dibawa ke RS Marzuki Majdi tempat penanganan pasien kejiwaan.
"Kalau hasilnya dia mengalami gangguan jiwa akan dirawat di sana, tapi kalau dia sehat akan ditahan," jelas Kanit Reskrim Polsek Ciomas, AKP Suradi di lokasi.
Iwan meringkuk di tahanan. Tidak tampak ekspresi menyesal di wajahnya. Usai membacok dan melukai sejumlah warga, dia dibekuk massa dan dibawa ke Polsek. Begitu digiring ke tahanan, Iwan dengan cueknya langsung tidur tanpa memperdulikan sekitarnya.
(ndr/nvt)










































