Dalam aksinya, massa buruh membakar boneka bertopeng Presiden SBY yang tingginya sekitar 2 meter dan sejumlah ban bekas. Pembakaran boneka SBY ini memancing perhatian para pengguna jalan.
Selain pembakaran boneka SBY, massa buruh juga bergiliran membacakan sajak-sajak karya Wiji Thukul di atas badan mobil pick up yang dijadikan mimbar orasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SBY merupakan boneka dari para imperialisme, kebijakan kenaikan harga BBM hanya menyengsarakan rakyat Indonesia dan menguntungkan perusahaan minyak asing, pemerintah harus menasionalisasi industri minyak yang dikuasai pihak asing," ujar Askin.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel polisi, yang terdiri dari Pasukan Brimob Polda Sulselbar, Patroli Motor Polrestabes dan puluhan Polwan.
(mna/try)











































