"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja. Kerugiannya 1 toko pulsa, plangnya roboh, kemudian dua mobil pick up dan motor rusak," kata petugas Unit Laka Lantas Polres Jakarta Pusat, Bripka Ahmad Prakarsa saat berbincang dengan detikcom, Selasa (27/3/2012).
Ahmad mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/3) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, truk bernopol B 9066 TYU yang bertolak dari Serang, Banten ini melaju dari arah Pondok Indah melewati lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pemilim toko, Holidin, saat itu kondisi jalanan lengang dan sepi pengendara. Diduga, sang sopir ngantuk saat menabrak toko dan sejumlah kendaraan.
Namun, keterangan berbeda keluar dari sang sopir truk yang bernama Muhammad Hanafi (42). Menurut Hanafi, ia hendak menghindar motor yang menyalipnya. Saat itu, Hanafi ditemani kernetnya yang bernama Husni Mubarok.
"Lalu dia ngerem. Sopir kemudian kaget sehingga dia buang setir ke kiri sehingga menabrak," imbuhnya.
Truk kemudian kehilangan kendali sehingga menyeruduk plang toko pulsa, kemudian menghantan motor Honda Beat bernopol B 6249 PLV milik Ahmad Sodik Imamudin, lalu menabrak mobil pick up B 9655 TH milik Supriyono dan menabrak pick up milik Yuniar bernopol B 9624 DL.
"Pengurus truknya sudah kita panggil dan kebetulan sudah datang. Sopirnya tetap kita proses," pungkasnya.
(mei/van)











































