Kesepakatan ini diambil dalam rapat Setgab yang digelar di kantor Setgab di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2012). Rapat digelar sejak pukul 20.00 WIB dan baru berakhir menjelang tengah malam.
"Tadi membahas persiapan voting untuk paripurna hari Kamis, mudah-mudahan solid. Setgab tidak banyak membicarakan kenaikan harga BBM, karena kenaikan harga BBM itu bukan domain DPR, itu kan Keppres," kata Ketua FPAN DPR, Tjatur Sapto Edy, kepada detikcom, Senin (26/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi totalnya Rp 225 triliun, itu dipersilahkan pemerintah menggunakan itu untuk apa," kata Tjatur.
Dengan total subsidi demikian, menurut Tjatur, pemerintah masih bisa menangani. Sehingga tidak perlu sampai hutang.
"Tapi kalau subsidi tidak dikurangi itu kan devisit bisa nyundul dan pemerintah berat sehingga harus hutang," kata dia.
Pembahasan Rarapat Banggar DPR dengan pemerintah terkait APBNP 2012 memang alot.Rencananya keputusan menyangkut postur APBNP 2012 akan diambil dalam rapat paripurna DPR Kamis pekan ini.
(van/mei)











































