Program Pembangunan Berhasil Jika Pemimpin Berani Taklukkan Birokrasi

Program Pembangunan Berhasil Jika Pemimpin Berani Taklukkan Birokrasi

- detikNews
Senin, 26 Mar 2012 20:36 WIB
Program Pembangunan Berhasil Jika Pemimpin Berani Taklukkan Birokrasi
Jakarta - Program pembangunan sering terhambat karena lemahnya kepemimpinan menaklukkan 'kerumitan' birokrasi. Kepemimpinan yang tegas menjadi solusi dari suksesnya pembangunan.

"Kalau pemimpin lemah, pasti akan dimakan birokrasi. Dia akan tunduk pada birokrasi. Ini yang sering menjadi penghambat (pembangunan)," kata Cawagub DKI Didik J Rachbini ketika berkunjung ke detikcom, Senin (26/3/2012).

Solusinya menurut Didik, pemimpin harus mampu menaklukkan birokrasi. Hanya pemimpin yang tegas yang mampu menaklukkan birokrasi sehingga dapat menjalankan pemerintahan dengan efektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini mencontohkan, berhasilnya pembangunan Taman Menteng yang sebelumnya adalah stadion sepak bola kebanggan Persija, adalah karena keberanian dan ketegasan Gubernur Sutiyoso. Padahal pembangunan taman tersebut sempat mendapat penentangan dari warga dan pendukung Persija.

Contoh lain, pembangunan busway dan penataan taman Monas yang dinilai berhasil karena ketegasan Sutiyoso. Hal sama, kata dia, juga ditunjukkan Jusuf Kalla ketika menjabat Wapres. Banyak program pemerintah yang dinilai berhasil.

"Karena ada pola tadi yaitu menaklukkan birokrasi. Dalam masyarakat Indonesia, komando memang masih penting," jelas Didik.

Ketua Majelis Wali Amanah IPB ini juga menuturkan kehadiran dirinya berpasangan dengan Hidayat Nur Wahid untuk saling melengkapi. Hidayat menurut Didik, mempunyai kemampuan sebagai gubernur dengan karakter demikian.

"Saya dengan Pak Hidayat saling melengkapi. Mempunyai pola kepemimpinan masing-masing yang saling mengisi," tuturnya.

Didik J Rachbini yang merupakan kader PAN dipasangkan sebagai cawagub DKI mendampingi Hidayat Nur Wahid untuk maju di pilkada DKI Jakarta. Pasangan Hidayat-Didik ini diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

(rmd/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads