Ketua Banggar Melchias Markus Mekeng mengatakan kesepakatan soal kenaikan harga BBM subsidi akan dibawa langsung dalam rapat Paripurna DPR yang rencananya akan dibahas Kamis atau Jumat ini.
"Kenaikan BBM tidak akan dibahas untuk hari ini, nanti akan dibawa langsung ke sidang Paripurna" jelas Melchias di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (26/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan Banggar DPR dan pemerintah telah menyetujui postur rancangan APBN Perubahan 2012.
"Kami sepakat untuk mengubah subsidi BBM dan subsidi listrik atau energi. Jadi kita tidak bicara tentang penyesuaian harga BBM pada kesempatan ini dan nanti akan dibicarakan di intern pemerintah," jelas Agus.
Menurut Agus, saat ini jumlah subsidi BBM sangat besar dan harus dikendalikan. Jika tidak ada kenaikan, maka jumlah subsidi BBM bisa mencapai Rp 300 triliun atau dua kali lipat dari anggaran infrastruktur.
"Tadi kita mendiskusikan besaran secara umum sehingga kalau seandainya, harga minyak naik seperti sekarang itu pemerintah sudah mempunyai bantalan dan itu akan menunjukkan APBN kita defisitnya tidak lebih dari 3%. Defisit kita akan ada di kisaran 2,23%," jelasnya.
(dnl/asy)











































