Pelukis Sumbang Warga Buyat

Prihatin Dengan Korban Pencemaran

Pelukis Sumbang Warga Buyat

- detikNews
Jumat, 06 Agu 2004 23:49 WIB
Jakarta - Iwan Suhaya, seorang pelukis asal Bandung mengaku prihatin dengan kondisi yang menimpa warga Buyat korban pencemaran limbah merkuri di teluk Buyat, Minahasa, Sulawesi Utara. Untuk itu Iwan berjanji akan menyumbangkan hasil penjualan lukisannya untuk seluruh warga Buyat tersebut."Saya prihatin dengan nasib mereka. Saya tergugah dengan penanggulangan terhadap mereka. Untuk itu saya akan menyumbangkan hasil lelang sebuah lukisan saya kepada warga Buyat."Demikian dikatakan Iwan kepada wartawan di sela-sela pembukaan pameran tunggal lukisannya yang bertema Refleksi Dunia Baru di Hotel Nikko, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (6/8/2004) malam. Pameran ini diresmikan oleh Menakertrans jacob Nuwa Wea.Menurut Iwan, dirinya sebagai orang yang lama tinggal di daerah pantai, tahu betul bagaimana rasanya jika pantai tercemar. Karenanya, Iwan mengaku secara spontan saja memberikan sumbangan ini."Kebetulan saya lama tinggal di daerah pantai di Timor Timur. Jadi saya tahu bagaimana yang mereka alami. Ini (sumbangan) spontan saja karena saya prihatin dengan mereka," ungkap Iwan.Sebuah lukisan Iwan yang akan disumbangkan itu berjudul "Guci". Rencananya lukisan tersebut akan dilelang dengan harga awal sebesar Rp 8 Juta. Selanjutnya, hasil yang didapat dari penjualan itu, seluruhnya akan disumbangkan bagi warga Buyat.Sementara itu, Iskandar Sitorus, ketua LBH Kesehatan, yang hadir dalam acara itu mengaku terharu dengan pemberian sumbangan ini. Menurutnya, hal ini adalah awal dimulainya bantuan bagi warga Buyat."Ini adalah awal yang menggembirakan. Dengan sumbangan ini, saya harapkan bisa mengurangi penderitaan yang dialami warga Buyat. Yang jelas ini adalah bukti apresiasi dari masyarakat," demikian Iskandar Sitorus. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads